Lensa mahasiswa
Media pers IAI At-Taqwa Bondowoso- bergerak lewat tulisan bergerak dengan karya
Berita  

DPM Gelar Simulasi Yustisia, Persiapkan Mahasiswa Menghadapi Musma 2025

Bondowoso – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso menyelenggarakan Simulasi Yustisia pada Sabtu (11/10/2025). Bertema “Terbentuknya Legislator yang Progresif dan Inovatif”, kegiatan ini menjadi langkah strategis DPM dalam memperkuat literasi hukum dan kesiapan kelembagaan menjelang Musyawarah Mahasiswa (Musma).

Acara berlangsung di aula kampus, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubanul Wathon, kemudian dilanjutkan sambutan dari Komisi A Legislasi, Niyan Nur Hidayat, dan Ketua DPM, Muhammad Halimi. Keduanya menekankan bahwa Musma tahun 2022 perlu segera disusun ulang agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Miftahus Salam, M.Pd.I, yang mengapresiasi inisiatif DPM dalam menumbuhkan budaya demokrasi dan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa.

Simulasi ini menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Bondowoso, Muhammad Makhsum, yang membagikan pengalaman mengenai etika pemilu dan proses pengambilan keputusan dalam sistem demokrasi. Selain itu, Muhammad Lutfi, M.Pd., menyampaikan materi tentang tata teknis persidangan, mulai dari istilah-istilah penting hingga mekanisme pengambilan keputusan dalam forum resmi mahasiswa.

Acara berlangsung interaktif dengan peserta aktif berdiskusi dan mempertanyakan mekanisme legislasi internal yang berjalan selama ini. Simulasi Yustisia menjadi sarana pendidikan politik mahasiswa yang menekankan keberanian berpikir dan tanggung jawab moral terhadap lembaga.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPM berharap Musma mendatang tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi momentum pembaruan nilai dan semangat bagi mahasiswa IAI At-Taqwa Bondowoso, agar generasi muda di kampus mampu berpikir rasional, bertindak konstitusional, dan berjuang dengan idealisme

Penulis: Munir MustagfirinEditor: Khoifaturrahmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *