Lensa mahasiswa
Media pers IAI At-Taqwa Bondowoso- bergerak lewat tulisan bergerak dengan karya
Berita  

Dari Bondowoso ke Lombok: DEMA At-Taqwa Ambil Peran dalam Arah Baru BEM PTNU

Muskernas adalah momentum penting untuk mengonsolidasikan peran strategis mahasiswa NU. Apa yang dirumuskan di forum nasional ini akan menjadi energi baru bagi gerakan mahasiswa di kampus kami

Sesi foto bersama seluruh Presiden Mahasiswa Se- Nusantara (Foto : BEMPTNUNEWS)

Lombok, NTB, Lensa Mahasiswa. Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAI At-Taqwa Bondowoso resmi ambil bagian dalam Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) BEM PTNU Se-Nusantara yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 5–7 Desember 2025. Forum nasional ini mempertemukan delegasi BEM dari berbagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) untuk menyusun arah kebijakan, merumuskan program kerja, serta memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa NU.

DEMA IAI At-Taqwa Bondowoso mengutus tiga delegasi utama, yaitu Presiden Mahasiswa Ahmad Rifandi, Wakil Presiden Mahasiswa Hadi Pranata, dan Koordinator Menteri Pendidikan Ahmad Faqih. Ketiganya terlibat dalam rangkaian sidang, diskusi, dan perumusan rekomendasi nasional sebagai representasi kampus.

Presiden Mahasiswa, Ahmad Rifandi, menyampaikan bahwa Muskernas menjadi ruang strategis bagi mahasiswa PTNU untuk menyatukan pandangan dan memperkuat peran pemuda NU dalam isu-isu kebangsaan dan keumatan. Ia menegaskan bahwa hasil forum ini akan dibawa pulang sebagai bahan implementasi gerakan di lingkungan IAI At-Taqwa Bondowoso.

“Muskernas adalah momentum penting untuk mengonsolidasikan peran strategis mahasiswa NU. Apa yang dirumuskan di forum nasional ini akan menjadi energi baru bagi gerakan mahasiswa di kampus kami,” ujar Rifandi.

Pelaksanaan Muskernas BEM PTNU Se-Nusantara di Lombok turut menekankan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah yang moderat, toleran, serta berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa. Forum ini sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antar kampus PTNU dari berbagai provinsi, sehingga mampu memperkuat arah gerak organisasi mahasiswa NU di level nasional

Lombok, NTB, Lensa Mahasiswa. Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAI At-Taqwa Bondowoso resmi ambil bagian dalam Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) BEM PTNU Se-Nusantara yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 5–7 Desember 2025. Agenda nasional ini mempertemukan delegasi BEM dari berbagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) untuk menyusun arah kebijakan organisasi, merumuskan program kerja jangka panjang, serta memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa NU di tingkat nasional.

Kehadiran ratusan delegasi dari berbagai provinsi menjadikan Muskernas sebagai forum strategis bagi mahasiswa PTNU dalam merespons dinamika sosial-politik terkini. Di tengah situasi nasional yang menuntut peran aktif mahasiswa, forum ini menjadi wadah penyamaan visi sekaligus ruang evaluasi terhadap roadmap gerakan mahasiswa NU ke depan.

Dari IAI At-Taqwa Bondowoso, tiga delegasi resmi diutus untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, yaitu Presiden Mahasiswa Ahmad Rifandi, Wakil Presiden Mahasiswa Hadi Pranata, dan Koordinator Menteri Pendidikan Ahmad Faqih. Kehadiran ketiga delegasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi gerakan mahasiswa NU sekaligus memperluas jejaring antar kampus PTNU.

ketiga Perwakilan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Sedang Melakukan Foto Bersama (Foto : Ifa LPMA)

Presiden Mahasiswa IAI At-Taqwa Bondowoso, Ahmad Rifandi, menegaskan bahwa momentum ini sangat penting dalam memperkuat posisi pemuda NU di ranah intelektual dan sosial. Menurutnya, penyusunan program kerja nasional tidak hanya berdampak pada struktur BEM PTNU, tetapi juga menjadi acuan gerakan di tingkat kampus masing-masing.

“Muskernas adalah momentum penting untuk mengonsolidasikan peran strategis mahasiswa NU. Apa yang dirumuskan di forum nasional ini akan menjadi energi baru bagi gerakan mahasiswa di kampus kami,” ujar Rifandi. Ia juga menambahkan bahwa forum nasional ini membuka ruang pertukaran gagasan antarmahasiswa PTNU, sehingga memperkaya perspektif dalam melihat isu-isu kebangsaan dan keumatan.

Pelaksanaan Muskernas di Lombok juga menegaskan kembali komitmen BEM PTNU terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah yang moderat, toleran, dan ramah terhadap keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar dalam merumuskan strategi gerakan mahasiswa yang relevan dengan tantangan modern, baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun keagamaan.

Selain sebagai forum perumusan kebijakan, agenda ini juga memperluas jejaring kolaborasi antarkampus PTNU. Delegasi dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur, saling bertukar ide, menyusun rencana kerja bersama, dan membangun koneksi yang dapat dikembangkan dalam program lintas kampus di masa mendatang.

Dengan selesainya seluruh rangkaian Muskernas, hasil rekomendasi nasional dijadwalkan akan ditindaklanjuti oleh masing-masing BEM PTNU, termasuk DEMA IAI At-Taqwa Bondowoso. Implementasi di tingkat kampus diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan sosial, sesuai dengan nilai-nilai Aswaja dan cita-cita Nahdlatul Ulama dalam mencetak intelektual muda yang berdaya guna bagi umat dan bangsa.

Penulis: khoirur RizkiEditor: Khoifaturrahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *