Lensa mahasiswa
Media pers IAI At-Taqwa Bondowoso- bergerak lewat tulisan bergerak dengan karya

Dari Hening Menjadi Harmoni: UKM Habsi IAI At-Taqwa Resmi Gelar Latihan Perdana

Muhammad Alif Atthoriq, menyampaikan bahwa latihan perdana ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah awal menuju harmoni kebersamaan

Bondowoso — Setelah sekian lama ruang-ruang kampus hanya dipenuhi dengan riuh perkuliahan dan kesibukan akademik, kini gema lantunan shalawat dan musik religi kembali terdengar mengalun lembut di lingkungan Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso. Di bawah langit sore yang teduh, Rabu, 29 Oktober 2025 menjadi momentum bersejarah bagi keluarga besar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hadroh dan Banjari Seni Islam (HABSI), yang secara resmi memulai latihan perdananya untuk tahun kegiatan 2025/2026.

Suasana Mushollah kampus tampak berbeda dari biasanya. Aroma semangat dan kebersamaan memenuhi ruangan ketika para anggota UKM Habsi, baik senior maupun calon anggota baru, hadir dengan wajah penuh antusias. Mereka membawa alat musik khas banjari seperti rebana, bass, dan tambo, siap menghidupkan kembali harmoni yang sempat redup selama masa vakum kegiatan.

Kegiatan latihan ini menjadi simbol kebangkitan kembali gairah seni religi di lingkungan mahasiswa IAI At-Taqwa. Tidak hanya sebagai tempat berlatih musik, tetapi juga sebagai ruang ekspresi spiritual dan ajang pembentukan karakter Islami yang memadukan seni, dakwah, dan kebersamaan.

Latihan perdana tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kegembiraan. Di bawah bimbingan para senior yang berpengalaman, peserta diajak mengenal alat musik satu per satu, melakukan pemanasan vokal, dan menyanyikan beberapa lagu religi yang menjadi identitas khas UKM Habsi. Suara tabuhan rebana berpadu dengan lantunan vokal menciptakan suasana yang menenangkan, seolah menegaskan bahwa seni dan dzikir dapat berjalan beriringan dalam bingkai keislaman yang indah.

Dalam sambutannya, Ketua UKM HABSI, Muhammad Alif Atthoriq, menyampaikan bahwa latihan perdana ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah awal menuju harmoni kebersamaan. “Melalui latihan ini, kita ingin menciptakan harmoni, bukan hanya dalam nada, tetapi juga dalam semangat kekeluargaan dan disiplin berorganisasi. Habsi bukan hanya tentang musik, tapi tentang ruh, tentang kebersamaan yang berakar pada cinta kepada Rasulullah ﷺ,” ujarnya penuh makna.

Sementara itu, perwakilan pihak kampus yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi mendalam terhadap semangat dan konsistensi UKM Habsi. Menurutnya, keberadaan unit kegiatan seperti Habsi menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa IAI At-Taqwa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kaya dengan ekspresi spiritual dan nilai-nilai keislaman.

Kegiatan latihan juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi antaranggota, di mana para senior berbagi pengalaman mengenai manajemen acara, teknik musik hadrah, hingga filosofi seni Islam yang berakar dari nilai mahabbah dan syiar dakwah. Momentum ini diharapkan dapat menjadi ruang regenerasi dan pembinaan karakter mahasiswa yang kreatif, religius, serta berjiwa sosial.

Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama melantunkan doa, memohon keberkahan dan kekuatan untuk menjaga semangat kebersamaan dalam perjalanan UKM Habsi ke depan. Tak lupa, sesi foto bersama menjadi simbol awal perjalanan baru yang penuh harapan. Dari hening yang sempat menyelimuti Mushollah kampus, kini bergema harmoni suara dan semangat yang menandai babak baru perjalanan seni Islami di IAI At-Taqwa Bondowoso.

Penulis: khoirur RizkiEditor: Khoifaturrahmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *